Legislator: Oknum Sengaja Pelihara Konflik Papua

    Emir Chairullah - 26 Oktober 2020 05:53 WIB
    Legislator: Oknum Sengaja Pelihara Konflik Papua
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Penangkapan oknum anggota Polri dan eks anggota TNI terkait penyelundupan senjata api ilegal pada kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua memiliki motif. Anggota Komisi I DPR Yan Mandenas menyebut ada oknum yang sengaja memelihara konflik di sana.

    Menurut dia, Papua dijadikan daerah konflik untuk mendapat keuntungan bisnis ekonomi. Selain itu, pemeliharaan konflik untuk mendapatkan status kepangkatan.

    "Sama seperti beberapa kasus sebelumnya, KKB didukung aparat melalui dukungan senjata yang dijual secara gelap dari aparat TNI/Polri," kata Yan, seperti dikutip dari Media Indonesia, Senin, 26 Oktober 2020.

    Baca: Anggota Brimob di Papua Jual Senpi ke KKB Ditahan

    Menurut Yan, salah satu kunci penyelesaian konflik di Papua adalah mengakhiri praktik kotor tersebut. Dia memastikan pertikaian di Papua bakal berkepanjangan jika hal ini dibiarkan.

    "Situasi ini perlu menjadi perhatian TNI/Polri," kata dia.

    Di sisi lain, tokoh senior Papua Paskalis Kossay menyebut penyelundupan dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Bahkan ada dugaan hal itu melibatkan petingi TNI/Polri.

    "Soal penyeludupan senjata ini bukan sekali ini tapi sudah dua sampai tiga kali terjadi,” katanya.

    Yang sangat disayangkan, tambah Paskalis, rakyat Papua menjadi korban permainan ini. Apalagi negara sering memberikan stigma warga Papua merupakan separatis, OPM, dan sebagainya. 

    Pihaknya berharap Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis merespons isu ini. Keduanya harus menindak tegas oknum penyelundupan senjata. 

    "Kasus ini harus diusut tuntas sampai ke jaringan keterlibatan petinggi TNI/Polri," kata dia.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id