Kapolda Metro Apresiasi Pengemudi Grab Ogah Ikut Unjuk Rasa Tolak PPKM

    Theofilus Ifan Sucipto - 23 Juli 2021 17:58 WIB
    Kapolda Metro Apresiasi Pengemudi Grab Ogah Ikut Unjuk Rasa Tolak PPKM
    Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Fadil Imran bertemu perwakilan pengemudi Grab. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto



    Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Fadil Imran mengapresiasi pengemudi ojek online (ojol) dari Grab yang menolak terlibat aksi massa. Pengemudi Grab meminta Fadil menindak penyebar fitnah tersebut.

    “Saya apresiasi sikap yang lahir dari diri sendiri untuk tidak hadir dan mengikuti setiap kegiatan yang sifatnya menimbulkan kerumunan apa pun itu,” kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Juli 2021.

     



    Fadil mengatakan pandemi covid-19 membuat situasi sulit. Masyarakat diimbau tidak memperkeruh keadaan dengan membuat kerumunan. Pasalnya, kerumunan berpotensi menimbulkan penularan covid-19.

    “Saya ingin Jakarta adem, sejuk, damai, dan sehat,” ujar jenderal bintang dua itu.

    Sementara itu, salah pengemudi Grab, Allen, menyebut informasi yang beredar di media sosial adalah hoaks. Pengemudi Grab tidak terlibat atau memprovokasi masyarakat untuk membuat kerumunan.

    (Baca: Grab Bantah Menginisiasi Unjuk Rasa Penolakan PPKM Besok)

    “Kami minta Pak Kapolda (agar penyebar hoaks) diproses hukum karena sangat meresahkan dan merugikan kami sebagai ojol,” papar Allen.

    Grab Indonesia membantah menginisiasi unjuk rasa menolak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Hal itu disampaikan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata.
     
    "Kami tegaskan bahwa Grab tidak terlibat sama sekali dalam gerakan ini," kata Ridzki melalui keterangan tertulis, Jumat, 23 Juli 2021.
     
    Dia menyampaikan logo Grab dalam surat yang disebar melalui pesan berantai dicatut pihak tak bertanggung jawab. Dia menegaskan Grab tidak pernah mendukung aksi tersebut.

    Grab Indonesia mengingatkan mitranya tidak terlibat atau memprovokasi mitra lain untuk melakukan kegiatan yang dapat merusak fasilitas umum. Hal itu tercantum dalam kode etik Grab.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id