Dokter Klinik Aborsi Cempaka Putih Tak Bersertifikat

    Cindy - 23 September 2020 17:42 WIB
    Dokter Klinik Aborsi Cempaka Putih Tak Bersertifikat
    Ilustrasi dokter. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: DK, 30, salah seorang tersangka klinik aborsi ilegal di Jalan Percetakan Negara 3, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, bertugas sebagai dokter aborsi. DK dinyatakan bukan dokter bersertifikat.

    DK lulusan universitas di Sumatra Utara. Dia pernah menjadi koas (co-assistant) di salah satu rumah sakit di wilayah itu dan hanya berlangsung sekitar dua bulan.

    "Sehingga DK tidak memiliki sertifikasi sebagai dokter," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu, 23 September 2020.

    Baca: Praktik Aborsi Ilegal di Cempaka Putih Terbongkar

    DK direkrut pemilik klinik aborsi berinisial LA, 52. DK direkrut sebagai dokter yang melakukan tindakan pengguguran janin pasien.

    Polisi juga menangkap delapan orang lainnya. Seorang di antaranya pasien aborsi. Klinik ini disebut sudah melayani 37 ribu lebih pasien sejak 2017.

    Tersangka dijerat Pasal 346 KUHP dan atau Pasal 348 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 194 juncto Pasal 75 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Mereka terancam hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar

    Baca: Klinik Aborsi Ilegal di Cempaka Putih Raup Untung Hingga Rp10 Miliar

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id