Kasus Korupsi di ASABRI Diselisik Melalui 17 Saksi

    Siti Yona Hukmana - 06 September 2021 20:08 WIB
    Kasus Korupsi di ASABRI Diselisik Melalui 17 Saksi
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). Pengusutan dilakukan melalui pemeriksaan belasan saksi.

    "Sebanyak 17 orang diperiksa sebagai saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT ASABRI (Persero) pada beberapa perusahaan periode 2012-2019," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Senin, 6 September 2021. 

     



    Sebanyak 17 saksi ialah ID selaku Marketing PT Millenium Danatama Sekuritas, OBA selaku Direktur Operasional Bank DBS (Bank Kustody) atas Reksadana Corfina Equity Syariah dan Reksadana G2PRS, DN selaku Analisis Reksadana PT ASABRI, dan DHW selaku Direktur PT Recapital Aset Management. 

    Baca: Kejagung Kejar Aktor Intelektual Lain dalam Kasus ASABRI

    Kemudian, CDR selaku Manager Investasi PT Recapital Aset Management, YH selaku Accounting PT Pool Advista Aset Management, HC selaku Direktur PT NH Korindo Sekuritas, DP selaku Direktur PT Royal Investium Sekuritas, dan LH selaku Direktur PT. Samuel Sekuritas. Mereka diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI).

    Lalu, AC selaku pihak swasta, FB selaku Komisaris PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, dan DM selaku Head Sales PT Ciptadana Sekuritas Asia. Mereka diperiksa terkait pendalaman keterlibatan pihak lain di PT ASABRI.

    Kemudian, SA selaku Purnawirawan Polisi atau Komisaris PT ASABRI periode 2014-2019, HMTM selaku Komisaris Utama PT ASABRI periode 2018-2019 dan IW selaku Pensiunan TNI atau Komisaris Utama PT ASABRI periode 2014-2017. Selanjutnya, DPH selaku Direktur Anggaran Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan bagian Anggaran Bendahara Umum Negara atau Komisaris PT ASABRI periode 2014-2019, GP selaku Kepala Divisi Investasi PTASABRI periode 22 Mei 2017-31 Juli 2018. 

    "Mereka diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT ASABRI dengan tersangka TT (Teddy Tjrokro Saputra)," ungkap Leonard.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id