Nakes Jadi Sasaran KKB, Strategi Keamanan Polri di Papua Diminta Dibenahi

    Fachri Audhia Hafiez - 25 September 2021 18:08 WIB
    Nakes Jadi Sasaran KKB, Strategi Keamanan Polri di Papua Diminta Dibenahi
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Polri membenahi strategi keamanan dalam menghadapi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Pasalnya, kelompok tersebut menyerang fasilitas pelayanan dan tenaga kesehatan (nakes).

    "Satu hal yang bersifat masukan dan evaluasi terkait dengan kebijakan dan strategi keamanan di Papua itu sesungguhnya harus terus diperbaharui," kata anggota Kompolnas Yusuf Warsyim dalam diskusi virtual bertajuk 'Peduli Lindungi Nakes di Daerah Konflik,' Sabtu, 25 September 2021.

     



    Yusuf mengatakan perlindungan nakes sangat tergantung pada kebijakan dan strategi keamanan di Papua. Strategi yang cermat mesti dibangun dengan tujuan melindungi nakes yang tengah menjalani tugas kemanusiaan.

    Baca: 17 Warga Sipil Kiwirok Dievakuasi ke Oksibil Papua

    "Bagaimana sesungguhnya konsep keamanan di Papua yang dibangun, sesungguhnya ini sangat penting bagi posisi nakes," ujar Yusuf.

    Yusuf juga menekankan Konvensi Jenewa 1949 telah menegaskan nakes tidak boleh menjadi objek serangan pihak yang sedang berkonflik. Namun, situasi di Papua mengarah pada pelanggaran konvensi itu.

    "Kedua belah pihak dilarang untuk menyerang kelompok tim medis itu di kedua belah pihak. Ini harus didudukkan, ini sedang posisi perang, sedang dalam posisi operasi militer atau tidak," ujar Yusuf.

    Sementara itu, anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menilai kebrutalan KKB di Papua terhadap nakes mesti menyadarkan pemerintah. Nakes di daerah rawan konflik membutuhkan perlindungan maksimal.

    "Kejadian ini mudah-mudahan menjadi satu sinyal bagi pemerintah untuk tidak bermain-main lagi dengan keselamatan dengan hak dan perlindungan tenaga kesehatan kita," kata Netty.

    KKB pimpinan Lamek Taplo terlibat baku tembak dengan aparat keamanan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Bintang Pegunungan, Papua, pada Senin, 13 September 2021. Aksi itu dilanjutkan dengan pembakaran fasilitas kesehatan dan penganiayaan terhadap nakes.

    Sebanyak dua nakes, Gabriela Meilan dan Kristina Sampe, menjadi korban serangan KKB. Tubuh keduanya ditemukan di dasar jurang di Distrik Kiwirok, Rabu, 15 September 2021. 

    Gabriela ditemukan dalam keadaan meninggal, sedangkan Kristina mengalami luka berat akibat serangan senjata tajam KKB. Di sisi lain, nakes Gerald Sokoy sempat dilaporkan hilang.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id