KPK Mengutuk Keras Dugaan Korupsi di SMKN 7 Tangsel

    Candra Yuri Nuralam - 14 September 2021 11:22 WIB
    KPK Mengutuk Keras Dugaan Korupsi di SMKN 7 Tangsel
    Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Medcom.id/Candra Yuri Nuralam



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengutuk keras tindakan rasuah pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan (Tangsel). Praktik amis itu dinilai sudah tidak manusiawi.

    "Terkait perkara ini KPK memberikan atensi lebih karena proyek pengadaan ini sangat penting bagi dunia pendidikan, khususnya di wilayah Tangerang Selatan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 14 September 2021.

     



    KPK menilai pendidikan sangat penting untuk masa depan bangsa dan negara. Fasilitas siswa yang dikorupsi bisa merusak harapan bangsa yang memiliki masyarakat berpendidikan bagus ke depannya.

    "Ulah dari pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini mengakibatkan tidak hanya dugaan kerugian keuangan negara akan tetapi juga kerugian sosial," ujar Ali.

    Komisi Antirasuah menegaskan tidak akan memberikan ampun untuk para tersangka dalam kasus ini. Masyarakat juga diminta ikut memantau perkembangan kasus tersebut.

    "Dukungan dan peran serta masyarakat sangat kami perlukan untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi proses penanganan perkara dimaksud sehingga dapat lancar dan selesai sesuai yang diharapkan," kata Ali.

    Baca: KPK Pertajam Bukti Dugaan Korupsi Pembelian Tanah SMKN 7 Tangsel

    Kasus ini sudah masuk ke tahap penyidikan. Lembaga Antikorupsi sudah menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

    KPK masih ogah membeberkan nama tersangka tersebut. Lembaga Antikorupsi berjanji membeberkan nama tersangka saat penahanan.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id