Setya Novanto Ajukan PK

    Juven Martua Sitompul - 28 Agustus 2019 09:35 WIB
    Setya Novanto Ajukan PK
    Terpidana kasus korupsi proyek KTP berbasis elektronik (KTP-el) Setya Novanto - MI/Susanto.
    Jakarta: Terpidana kasus korupsi proyek KTP berbasis elektronik (KTP-el) Setya Novanto 
    mengajukan upaya hukum luar biasa atau Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Sidang perdana digelar di Pengadilan Jakarta Pusat, Rabu, 28 Agustus 2019. 

    “Sudah (diajukan) dari dua minggu yang lalu,” kata kuasa hukum Novanto, Maqdir Ismail, saat dikonfirmasi, Rabu, 28 Agustus 2019.

    Novanto dan tim hukumnya berharap putusan MA adil. Terpenting, MA mengurangi masa hukuman terpidana mega korupsi yang merugikan uang negara Rp2,3 triliun tersebut.

    “Tentu kami berharap MA akan memberikan putusan yang terbaik dan adil untuk Pak SN,” tutur dia. 

    Ketua DPR itu divonis 15 tahun penjara denda Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan di tingkat pertama. Novanto juga mendapat hukuman tambahan berupa membayar uang pengganti senilai USD7,3 juta.

    Harta benda Novanto bakal disita dan dilelang jika tidak bisa membayar uang pengganti. Bila hartanya tidak mencukupi maka diganti pidana 2 tahun penjara.

    Atas putusan tersebut, Novanto maupun jaksa penuntut umum KPK tidak mengajukan banding‎. Berdasarkan aturan, Novanto diperbolehkan mengajukan PK walaupun tidak mengajukan upaya hukum banding dan kasasi. Novanto telah menjalani masa hukuman sekitar satu tahun setelah divonis oleh hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.




    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id