Kejagung Buka Peluang Panggil Rini Soemarno

    Whisnu Mardiansyah - 07 Januari 2020 19:14 WIB
    Kejagung Buka Peluang Panggil Rini Soemarno
    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
    Jakarta: Kejaksaan Agung membuka peluang memanggil mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terkait penyidikan kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya. Penyidik telah memeriksa 16 saksi.

    "Sesuai kebutuhan penyidik. Jika nanti diperlukan maka nanti akan ditindaklanjuti (pemanggilan Rini Soemarno)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di kantor Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Januari 2019.

    Setiyono menyebut Rini bakal dimintai keterangan terkait kewenangan dan kapasitasnya sebagai Menteri BUMN saat itu. Pemanggilan pada Rini belum terjadwal.

    "Tergantung dari rencana penyidikan. Untuk kegiatan minggu ini sampai dengan Kamis nanti kami sampaikan," kata dia.

    Kejaksaan Agung memanggil lima saksi hari ini. Mereka ialah Kepala Divisi Keagenan PT Jiwasraya, Handi Surya Adiguna; Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT Jiwasraya periode 2015-2018, Sumarsono; Kepala Divisi Hukum PT Asuransi Jiwasraya periode 2015-2018, Ronang Andrianto; Direktur PT Pool Advista Aset Menjemen dan kepala Divisi Pemasaran PT Jiwasraya, Ida Bagus Adinugraha. Penyidik juga memanggil seorang pihak swasta namun tidak hadir.  

    Kasus Jiwasraya bermula dari laporan pengaduan masyarakat dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang mengendus adanya dugaan tindak pidana korupsi sejak 2014-2018.

    Jiwasraya melalui unit kerja pusat Bancassurance dan Aliansi Strategis menjual produk JS Saving Plan dengan tawaran persentase bunga tinggi berkisar antara 6,5 persen dan 10 persen sehingga memperoleh pendapatan total dari premi Rp53,27 triliun. Jiwasraya menanggung potensi kerugian negara Rp13,7 triliun hingga Agustus 2019.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id