comscore

Kepala Daerah Ditangkap, Pejabat Sulawesi Selatan Didorong Tegas Menolak Rasuah

Candra Yuri Nuralam - 17 Maret 2021 07:13 WIB
Kepala Daerah Ditangkap, Pejabat Sulawesi Selatan Didorong Tegas Menolak Rasuah
Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif HM Nurdin Abdullah/Media Indonesia/Susanto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan koordinasi supervisi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Lembaga meminta para pejabat di daerah Sulawesi Selatan menguatkan komitmen antirasuah. 

"Terapkan langkah-langkah pencegahan korupsi dalam tata kelola pemerintahan secara serius," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa, 16 Maret 2021.
Para pejabat di Sulawesi Selatan diminta tegas menolak seluruh bentuk rasuah. Perkara dugaan suap yang menjerat Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah diminta yang terakhir.

"Karena di pemerintahan daerah kita ketahui cukup rentan terjadinya berbagai modus tindak pidana korupsi," tegas Lili.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berjanji akan menggencarkan sikap antikorupsi pada jajarannya. Dia akan mengingatkan jajarannya untuk bekerja demi kemakmuran rakyat.

“Pembangunan di wilayah Sulawesi Selatan akan berfokus pada pelayanan masyarakat, dengan memperhatikan pada komitmen-komitmen rencana aksi antikorupsi," ujar Andi.

Andi juga mengaku akan merombak sistem pemerintahan yang sebelumnya dibuat oleh Nurdin Abdullah. Dia akan mengusahakan sistem baru yang bakal menguatkan sikap antikorupsi.

"Kami akan menekankan perbaikan pada sektor pengadaan barang dan jasa, perencanaan keuangan, sistem sumber daya manusia yang meliputi merit sistem dan kualitas ASN, serta melakukan pembenahan dan penertiban aset daerah," jelas Andi.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id