Pembuat Hoaks Penjarahan Thamrin City Dibidik Polisi

    Antara - 16 Oktober 2020 05:54 WIB
    Pembuat Hoaks Penjarahan Thamrin City Dibidik Polisi
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Penyidik Siber Polda Metro Jaya tengah mencari pembuat dan penyebar hoaks penjarahan pusat perbelanjaan Thamrin City. Berita bohong itu viral di media sosial (medsos).

    "Yang coba-coba membuat ini akan kita lakukan patroli siber. Kita temukan, kita proses karena ini meresahkan masyarakat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus, di Mako Polda Metro Jaya, Kamis, 15 Oktober 2020.

    Menurut dia, tidak ada penjarahan di Thamrin City. Yang terjadi di sana yakni sekelompok orang melempari fasilitas yang menyebabkan pecahnya beberapa jendela Thamrin City.

    Yusri mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Warga dilarang asal menyebarkan informasi yang diterima dari sumber yang tidak jelas.

    Dia mengingatkan menyebarkan kabar yang tidak jelas sumber dan kebenarannya termasuk tindak pidana. Hal ini diatur Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008  tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagaimana diubah UU Nomor 19 Tahun 2016.

    Baca: Sebar Berita Hoaks, Petinggi KAMI Syahganda Nainggolan Jadi Tersangka

    Yusri mengatakan banyak hoaks yang beredar di masyarakat di sosial media merupakan video lama yang pernah beredar beberapa tahun lalu. Video itu diedarkan lagi di kalangan masyarakat dengan narasi baru untuk membuat kekacauan.

    "Ini kan korban hoaks banyak sekali. Saya harapkan bijak bermedia sosial, jangan gampang terpancing dengan video-video yang tidak pada tempatnya," pungkas dia.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id