Polri Tak Berhenti Usut Dugaan Penimbunan Kedelai

    Siti Yona Hukmana - 07 Januari 2021 17:04 WIB
    Polri Tak Berhenti Usut Dugaan Penimbunan Kedelai
    Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
    Jakarta: Polri terus mengusut dugaan penimbunan kacang kedelai di Tanah Air. Namun, Satgas Pangan Polri belum menemukan indikasi permainan yang membuat harga kedelai tidak normal.

    "Tetap diselidiki soal adanya dugaan yang mengakibatkan stok langka dan permainan harga oleh spekulan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 7 Januari 2021.

    Argo mengatakan saat ini satgas pangan terus menganalisis data ketersediaan dan kebutuhan kedelai secara nasional. Satgas pangan juga mengecek kesiapan gudang-gudang importir.

    "Satgas pangan juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian terkait ketersediaan, importasi, dan harga saat ini," ungkap jenderal bintang dua itu.

    Argo juga menyebut satgas pangan berkoordinasi dengan asosiasi terkait proses penyelidikan, pendataan, dan memastikan kebutuhan di pasaran. Kemudian, satgas pangan juga disebut telah mengecek alur distribusi di sentra-sentra produk olahan berbahan dasar kedelai.

    Baca: Importir Penimbun Kedelai Siap-siap Dihukum

    Sebelumnya, Polri menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan kelangkaan kedelai di pasaran. Yakni, karena adanya kenaikan harga di negara asal dan kapal pengangkut kedelai sangat jarang singgah ke Indonesia periode Oktober-Desember 2020.   

    Harga kedelai mengalami kenaikan pada awal Januari 2021. Kisaran harganya mencapai Rp9.000 dari semula sekitar Rp7.000 per kg.

    Kenaikan harga kedelai dinilai membebani pengusaha. Sejumlah pengrajin tahu tempe pun mogok produksi selama tiga hari. Akibatnya, pasokan tahu dan tempe menghilang di pasaran selama 1-3 Januari 2021.

    Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menurunkan tim untuk mencari sumber masalah produsen tempe mogok produksi. Pemerintah menjamin pasokan kedelai segera stabil.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id