Terendus Polisi, 310 Kg Sabu Hendak Diedarkan Jelang Lebaran di Jakarta

    Christian - 11 Mei 2021 23:07 WIB
    Terendus Polisi, 310 Kg Sabu Hendak Diedarkan Jelang Lebaran di Jakarta
    Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran meluncurkan kamera baru e-TLE di Gedung Promoter Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Maret 2021. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Penyelundupan 310 kilogram sabu digagalkan Satnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Barang haram itu rencananya diedarkan di DKI Jakarta dan Jawa Barat menjelang Lebaran 2021.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi transaksi narkoba di Jakarta Pusat. Satgas Polres Metro Jakarta Pusat langsung membagi tugas menyelidiki beberapa titik yang diduga menjadi tempat transaksi. 

     



    Dari penyelidikan, Satgas Polres Metro Jakarta Pusat mendapati informasi sosok yang diduga akan bertransaksi. Pelaku disebut menggunakan mobil Daihatsu GranMax berwarna putih dengan nomor polisi B 9419 CCD.

    Baca: Kampung Ambon Digerebek, 50 Orang Ditangkap Terkait Narkoba

    "Tanggal 8 Mei 2021 tepatnya di daerah Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, dua tersangka berhasil diamankan. Keduanya berinsial NR dan HA," ucap Fadil di Tanah Abang Jakarta Pusat, Selasa, 11 Mei 2021.

    Saat pengeledahan, barang bukti sabu seberat 310 kilogram ditemukan di dalam mobil Daihatsu GranMax itu. Barang bukti ini dianggap menjadi tangkapan terbesar di tingkat satuan reskrim polres. 

    Dari interogasi, NR diketahui mengambil mobil itu dari Hotel N1, Jalan KS Tubun, No 3, RT 002/RW 001, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mobil itu lalu disimpan di Gunung Sindur.

    NR mengaku sabu itu dibawa dari Aceh menuju Jakarta dengan angkutan darat. Narkoba itu diduga berasal dari Timur Tengah. NR diperintah buronan, Papi. 

    "Diduga jaringan ini dikendalikan antar negara dari Timur Tengah. Pabrikannya dari Iran dikendalikan oleh kelompok sindikat dari Nigeria untuk beroperasi di wilayah Indonesia," terang Fadil.  

    Fadil menerangkan sabu-sabu ini rencananya diedarkan, salah satunya di Kampung Ambon, Jakarta. Pengungkapan kasus ini diharap dapat menekan transaksi narkoba di Ibu Kota.

    Kedua tersangka dikenakan Pasal 115 ayat 2 subsider Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Keduanya terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara enam hingga 20 tahun. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id