comscore

Sakit Hati Tak Diajak Cari Kerja Jadi Motif Pembunuhan di Jatiwaringin

Yakub Pryatama Wijayaatmaja - 27 Januari 2022 06:02 WIB
Sakit Hati Tak Diajak Cari Kerja Jadi Motif Pembunuhan di Jatiwaringin
Ilustrasi: Medcom.id
Jakarta: Polisi membeberkan alasan pemuda berinisial TKW, 21, tega membunuh temannya, AY, 18, di Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. Tersangka membunuh korban karena kesal tidak diajak mencari dan melamar pekerjaan.

"Ada perasaan sakit hati karena korban ini yang merupakan teman dari SMK dalam mencari pekerjaan tidak mengajak tersangka dan korban ini sudah mendapat pekerjaan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, di Polda Metro Jaya, Rabu, 26 Januari 2021.
Usai tak diajak mencari pekerjaan, tersangka merencanakan pembunuhan terhadap korban. Ia menjalankan aksinya dengan meminta korban melalui salah satu rekannya datang ke rumah di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Zulpan menyebut pelaku meminta korban untuk membeli lakban dan tali rafia. Lakban dan tali rafia itu digunakan pelaku untuk menutup mulut korban di kamar mandi.

Baca: Pembunuh Pemuda yang Tewas Dilakban di Jatiwaringin Ditangkap

"Korban begitu saja menurut karena korban takut kepada tersangka. Jadi, tersangka ini dari zaman sekolahnya sudah dikenal sebagai jagoan," terang dia.

Zulpan mengatakan korban berada di bawah tekanan dan intimidasi sehingga menurut saja saat diikat. Pelaku menutup mulut korban dengan lakban dan mengikat tangan korban dengan tali selama hampir setengah jam.

Nyawa korban tak bisa diselamatkan. Korban ditemukan dalam posisi terjatuh dan tidak bernyawa. Mengetahui rekannya meninggal, pelaku berdalih bila korban meninggal akibat terjatuh dari kamar mandi. 

Keluarga korban sempat percaya. Namun, ada rekan AY yang melaporkan kepada keluarga bila korban sempat terlihat diikat dengan mulut dilakban.

Keluarga berinisiatif melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Kota Bekasi. Penyelidikan dimulai dengan autopsi terhadap jasad korban.

Korban diketahui meninggal karena penyumbatan pernapasan. Penyidik juga memeriksa lima rekan korban. Dari hasil pemeriksaan, polisi menetapkan ada indikasi pembunuhan.

Tersangka ditangkap pada Rabu dini hari, 26 Januari 2022, di kediaman neneknya di Jalan Kampung Banjar, Desa Bantarwaru, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. 

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id