comscore

Kompolnas Nilai Bareskrim Profesional Dalam Menangani Kasus KSP Indosurya

Juven Martua Sitompul - 25 Juni 2022 17:51 WIB
Kompolnas Nilai Bareskrim Profesional Dalam Menangani Kasus KSP Indosurya
Ilustrasi Medcom.id.
Jakarta: Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai Bareskrim Polri memenuhi kaidah hukum yang berlaku dalam menangani kasus dugaan penipuan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya. Korps Bhayangkara bahkan dinilai profesional mengusut kasus tersebut.

"Apa yang dilakukan Bareskrim Polri terhadap kasus ini, secara prosedural telah memenuhi kaidah hukum yang berlaku," kata anggota Kompolnas Muhammad Dawam kepada wartawan, Sabtu, 25 Juni 2022.
Dawam mengatakan proses hukum kasus Indosurya ini tetap berjalan meskipun penahanan dua tersangka kasus Indosurya berinisial HS dan JI telah habis. Menurut dia, jika penahanan telah habis selama 120 hari, maka demi hukum pula hak tersangka harus dipenuhi, yakni dikeluarkan dari tahanan demi hukum.

"Meski demikian tidak berarti sudah bebas dari statusnya sebagai tersangka. Sebab, pengadilanlah yang memiliki kewenangan mengadili status seseorang termasuk status tersangka apa divonis bebas ataupun dikenakan pidana," kata Dawam.

Dawam mendorong Bareskrim terus profesional dalam menangani kasus ini hingga tuntas. Termasuk, dalam menangani kasus lainnya.

"Kami berharap dilakukan secara profesional dan mandiri sehingga semakin menumbuhkan kepercayaan publik secara lebih luas," kata dia.

Sebelumnya, dua tersangka kasus koperasi Indosurya keluar dari rutan karena masa tahanannya telah habis. Berkas perkara mereka telah dilimpahkan penyidik Dittipideksus Bareskrim ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Iya (tersangka bebas), masa tahanannya habis selama 120 hari," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi, Sabtu, 25 Juni 2022.
 

Baca: Nasabah Minta Bareskrim Sita Seluruh Aset Tersangka Kasus Indosurya


Whisnu menegaskan perkara ini tetap berlanjut. Ketiga tersangka itu adalah Henry Surya selaku Ketua KSP Indosurya; Manajer Direktur Koperasi Suwito Ayub (DPO); dan Head Admin June Indria.

Whisnu mengatakan berkas perkara kasus ini belum dikembalikan ke penyidik. Dia menduga ada kendala di pihak jaksa.

"Berkas perkaranya belum dibalikkan dari jaksa ke Polri. Penyidik Polri tidak ada kendala, mungkin kendalanya ada di jaksa," ujarnya.

Bareskrim telah menahan dua petinggi KSP Indosurya yang menjadi tersangka dalam kasus penipuan ini. Sedangkan satu orang petinggi KSP Indosurya lainnya, yakni Suwito Ayub, masih diburu.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id