comscore

Polri Usut Pria Ngaku Pendeta yang Minta 300 Ayat Al-Qur'an Dihapus

Siti Yona Hukmana - 16 Maret 2022 20:41 WIB
Polri Usut Pria <i>Ngaku</i> Pendeta yang Minta 300 Ayat Al-Quran Dihapus
Ilustrasi. Medcom.id
Jakarta: Seorang pria yang mengaku pendeta meminta Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, menghapus 300 ayat di Al-Qur'an. Pria bernama Saifuddin Ibrahim itu menyatakan permintaan tersebut dalam akun YouTube pribadinya. 

"Polri khususnya Dit Siber Bareskrim akan mendalami isi konten video tersebut," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu, 16 Maret 2022. 
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan pernyataan pria yang mengaku pendeta Saifuddin Ibrahim itu bikin gaduh. Mahfud meminta kepolisian turun tangan.

"Waduh (pernyataan Saifuddin) itu bikin gaduh, bikin banyak orang marah. Oleh sebab itu, saya minta kepolisian segera menyelidiki itu," kata Mahfud di Jakarta, Rabu, 16 Maret 2022. 

Baca: Sandy Tumiwa Diperiksa Terkait Pelaporan Ustaz Khalid Basalamah

Mahfud meminta pihak kepolisian juga menutup akun YouTube Saifuddin. Pasalnya, akun tersebut dijadikan medium untuk menyebarkan konten-konten bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta provokatif.

"Kalau bisa segera ditutup akunnya. Karena kabarnya belum ditutup sampai sekarang. Jadi itu meresahkan dan provokasi untuk mengadu domba umat," ungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu. 

Sebelumnya, permintaan Saifuddin Ibrahim ke Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas untuk menghapus 300 ayat Al-Qur'an viral di media sosial. Menurutnya, ayat-ayat itu, sebut Saifuddin, biang intoleransi dan radikalisme di Tanah Air.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id