KPK Utamakan Strategi Pendidikan Cegah Korupsi

    Anggi Tondi Martaon - 25 Juni 2020 15:06 WIB
    KPK Utamakan Strategi Pendidikan Cegah Korupsi
    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. MI/Susanto
    Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri menyiapkan sejumlah strategi untuk pemberantasan korupsi ke depan. Ada tiga hal utama, yakni pendidikan, pencegahan, dan penindakan.

    Untuk soal pendidikan, Firli menjelaskan, KPK akan penyelenggaran negara, birokrat, dan politisi, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan swasta.

    "Kenapa kita sadar ketiga itu? Karena memang dari pengalaman empiris tiga inilah yang sering terlibat kasus korupsi," kata Firli usai rapat kerja (raker) bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Juni 2020.

    Dia menuturkan, terkait strategi pendidikan, KPK bakal melibatkan semua unsur termasuk tokoh agama. "Kita ingin para tokoh agama mengkaji dari sisi ajaran agama supaya orang tidak ingin melakukan korupsi," kata dia.

    (Baca: 'Pasien' KPK Paling Banyak dari Legislator)

    Sementara untuk pencegahan, KPK fokus pada perbaikan sistem. Dia menuturkan praktik culas terjadi karena sistem yang buruk.

    "Kalau sistem itu kita perbaiki, tentu peluang dan kesempatan orang melakukan korupsi itu tidak ada," tutur dia.

    Terakhir, strategi penindakan. Upaya ini diberlakukan bila kedua strategi di atas tidak berhasil.

    "Para koruptor yang gagal kita didik supaya tidak terjadi korupsi. Kita akan melakukan penindakan secara tegas. Fokusnya adalah kejahatan korupsi yang memang merugikan negara," ujar dia.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id