PDIP Resmi Laporkan Pembakaran Bendera Partai

    Siti Yona Hukmana - 26 Juni 2020 18:17 WIB
    PDIP Resmi Laporkan Pembakaran Bendera Partai
    DPD PDIP DKI Jakarta resmi melaporkan pembakaran bendera partai ke Polda Metro Jaya. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi melaporkan pembakaran bendera partai ke Polda Meteo Jaya. Laporan itu disebut tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

    "PDIP menyerahkan ini kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Polda Metro Jaya, Kapolri (Jenderal Idham Azis) dalam menegakkan proses keadilan," kata Sekretatis Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Gembong Warsono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Juni 2020.

    PDIP telah membuat tujuh laporan polisi. Enam laporan lainnya dilayangkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP mendaftarkan laporan di polres masing-masing wilayah.

    "PDIP Provinsi DKI Jakarta melaporkan kepada Polda Metro Jaya," ujar Gembong.

    Baca: Megawati Instruksikan Kader Laporkan Pembakaran Bendera PDIP

    Gembong berharap polisi mengusut tuntas peristiwa pembakaran bendera berlambang moncong putih itu. Di sisi lain, dia minta pelaku untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.

    "Siapa pun yang melanggar hukum ya tentunya ada proses hukum yang masing-masing harus mampu mempertanggung jawabkan secara hukum juga," imbuh dia.

    Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi DKI Jakarta Wiliam Yani sangat menyebut pembakaran bendera PDIP bersamaan dengan bendera PKI sama saja menyamakan partai besutan Megawati dengan partai komunis.

    "Kami harus mengklarifikasi kepada masyarakat semua di DKI Jakarta kalau kami keberatan dianggap PKI, terutama bendera kami dibakar," tutur dia.

    Baca: Polisi Sudah Kantongi Profil Pembakar Bendera PDIP

    Dia menyayangkan perbuatan pembakaran bendera partai itu. Menurut dia, bendera itu adalah atribut yang dianggap sakral dalam suatu partai.

    "Tolong dicek juga, ada enggak dalangnya. Ada enggak orang di belakangnya yang membuat suasana ini menjadi panas," ujar dia.

    Laporan ini dibuat atas nama Wakil Ketua Bidang Politik Hukum dan Keamanan DPD PDIP Provinsi DKI Jakarta, Ronny Berti Talapessy. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/3.656/6/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ. Pelaku terlapor dinilai melanggar Pasal 160 KUHP (kekerasan atau perusakan) dan atau Pasal 170 KUHP (penghasutan) dan atau Pasal 156 KUHP (penghinaan).



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id