Wabah Jadi Ancaman Negara bila Digunakan Menyerang Negara Lain

    Anggi Tondi Martaon - 20 Maret 2020 07:46 WIB
    Wabah Jadi Ancaman Negara bila Digunakan Menyerang Negara Lain
    Ilustrasi korona. Medcom.id
    Jakarta: Persebaran virus korona (covid-19) di Indonesia dinilai belum mengancam pertahanan dan keamanan negara. Ketua DPP NasDem Bidang Pertahanan dan Keamanan Supiadin Aries Saputra menilai wabah mengancam pertahanan bila dijadikan senjata menyerang negara lain.

    "Tapi kalau covid-19 ini kan bukan siapa pun yang menggunakan. Walau ada tuduhan oleh Amerika, tapi hasil penelitian kan sudah dibantah. Kalau ini memang benar-benar wabah berupa virus bukan bakteri," kata Supiadin kepada Medcom.id, Kamis, 19 Maret 2020.

    Mayor Jenderal TNI (Purn) itu menjelaskan wabah yang digunakan untuk senjata adalah bakteri. Sebab, daya tahan bakteri lebih kuat dari virus.

    Dia menuturkan bakteri mudah dibawa angin. Namun, tidak dengan virus.

    "Kalau dia (virus) lewat dari dua atau satu meter mati. Kena udara itu sudah mati," tutur dia.

    (Baca: Korona Dianggap Belum Mengancam Pertahanan dan Keamanan)

    Meski begitu, virus korona bisa menjadi gangguan atau bahkan mengancam pertahanan negara. Sebab, perkembangan wabah lebih cepat daripada penanggulangan yang dilakukan.

    Hal ini, kata dia, mesti segera dicegah. Langkah penanggulangan harus segera dilaksanakan.

    Dia mendesak semua kebutuhan disiapkan maksimal. Penyebaran virus korona harus bisa segera diatasi.

    "Termasuk kelengkapan bagi para petugas terdepan itu sehingga mereka lebih cepat menangani," ujar dia.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus korona sebagai pandemi. Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, medio November 2019.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id