KPK Periksa Dirut PT Antam

    Fachri Audhia Hafiez - 17 Februari 2020 11:17 WIB
    KPK Periksa Dirut PT Antam
    Ilustrasi. Dok MI
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Utama PT Aneka Tambang (Antam) Dana Amin. Dia bakal diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

    "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL (mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino)," kata juru bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin, 17 Februari 2020.

    Dana diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Direktur Operasi PT Pelindo II. Dia pernah menjadi anak buah RJ Lino sejak Februari 2012 hingga Mei 2016.

    KPK Periksa Dirut PT Antam
    Mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino. Foto: Antara/Reno Esnir

    RJ Lino diduga menyalahgunakan wewenangnya saat menjadi Dirut Pelindo II untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, dan atau korporasi dengan memerintahkan penunjukkan langsung perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huangdong Heavy Machinery sebagai pelaksana proyek pengadaan tiga unit QCC. 

    Lino disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Kasus ini ditangani KPK sejak Desember 2015. Namun, pengusutan kasus itu belum rampung. Selama kurun waktu itu pula RJ Lino menyandang status tersangka.

    KPK beberapa kali memeriksa Lino. Dia terakhir diperiksa pada Kamis, 23 Januari 2020. KPK tak kunjung menahan Lino dengan alasan penyidik masih merampungkan berkas.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id