Antasari Minta Pegawai KPK Tahan Diri

Fachri Audhia Hafiez - 10 Januari 2019 15:40 wib
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mengingatkan pegawai KPK tak mudah mengeluarkan pernyataan terkait teror yang menimpa pimpinan Lembaga Antikorupsi. Mereka diminta menahan diri.

"Saya menyarankan kepada yang sekarang jangan mudah mengeluarkan statement. 'Akan ada akan ada', nah itu mereka (pelaku teror) bergerak duluan," kata Antasari di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Kamis, 10 Januari 2019.

Menurut dia, teror sudah terjadi sejak dirinya menjabat sebagai ketua KPK periode 2007-2009. Indikasi teror itu muncul saat lembaga antirasuah mengungkap sebuah kasus.

Dia pun enggan berspekulasi soal teror yang dialami oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Apakah itu terkait kasus yang ditangani atau bukan. "Jangan menduga-duga nanti fitnah lagi," ujar Antasari.

Baca: Terduga Penyerang Menanyakan Rumah Agus ke Penjual Bubur

Di sisi lain, dia meminta jajaran pimpinan KPK untuk menjaga anak buahnya. Mereka harus terus berkoordinasi dengan aparat keamanan, seperti Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, untuk mengungkap kasus teror ini.

Rumah Agus di Perum Graha Indah Blok A9/15, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, diteror pada Rabu, 9 Januari 2019. Pagar rumah Agus digantungi tas mencurigakan. Belakangan diketahui tas berisi semen putih.

Pada saat hampir bersamaan, rumah Laode di Jalan Kalibata Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan, dilempari dua bom molotov. Satu bom meledak yang menyebabkan pagar rumah Laode gosong.




(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.