Polisi Gelar Perkara Kasus Video Intim Mirip Gisel

    Christian - 11 November 2020 23:23 WIB
    Polisi Gelar Perkara Kasus Video Intim Mirip Gisel
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
    Jakarta: Kasus penyebaran video porno yang diduga mirip artis Gisella Anastasia memasuki tahap gelar perkara. Tahap ini akan menentukan naik apa tidaknya kasus penyebaran video mesum tersebut.

    "Gelar perkara merupakan langkah pertimbangan polisi untuk menaikkan tahap penyelidikan kasus menjadi penyidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat diwawancarai di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu, 11 November 2020.

    Yusri mengatakan jika nantinya kasus ini naik ke tahap penyidikan, penyidik segera memanggil beberapa pihak yang diduga berkaitan dengan akun penyebar video tersebut.

    Yusri berharap proses pelacakan pemilik akun media sosial itu tidak memakan waktu lama.

    "Ada lima akun yang dilaporkan dan sudah ada tiga akun yang ditutup. Ini berdasarkan hasil penyelidikan," ucapnya.

    Baca: Polisi Buru Pengunggah Video Intim Mirip Gisel

    Lima akun media sosial sebagai pengunggah video porno mirip Gisel. Laporan itu dilayangkan pada Minggu, 8 November 2020.
     
    Jagat dunia maya heboh pada Sabtu, 7 November 2020. Gisella Anastasia disebut-sebut mirip dalam video dewasa yang beredar di internet.

    Ini bukan kali pertama Gisel dikaitkan dengan video intim. Pada 2019, peristiwa serupa pernah terjadi.
     
    Saat itu Gisel ambil langkah tegas dengan membantah dan melapor pada polisi. Namun hingga saat ini, belum ada kelanjutan dari pelaporan Gisel yang dibuat sejak Oktober 2019.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id