KPK Jerat Eks Bupati Talaud dengan Kasus Baru

    Candra Yuri Nuralam - 29 April 2021 16:17 WIB
    KPK Jerat Eks Bupati Talaud dengan Kasus Baru
    Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip. MI/Pius Erlangga



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membuka penyidikan kasus baru. Kasus ini kembali menyeret mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip.

    "Betul, saudari Sri Wahyuni Manalip dilakukan penyidikan terkait dengan perkara korupsi lainnya. Yang bersangkutan dulu tersangkut perkara korupsi berupa suap dan sudah menjalani vonis," kata Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangan tertulis, Kamis, 29 April 2021.






    Firli masih enggan membeberkan perkara yang menjerat Sri. Pihak-pihak yang terlibat juga masih ditutup rapat.

    "Nanti ada penjelasan dari juru bicara KPK," ujar Ali.

    (Baca: Eks Bupati Talaud Dijebloskan ke Lapas Wanita Tangerang)

    Sebelumnya, KPK menjebloskan Sri Wahyumi Maria Manalip ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Anak Wanita Tangerang, Banten. Sri merupakan terpidana kasus suap revitalisasi pasar.

    Sri menjalani masa hukuman pidana selama 2 tahun. Mahkamah Agung mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) Sri dan memotong hukuman dari 4,5 tahun menjadi 2 tahun.

    Sri juga telah melunasi denda Rp200 juta. Denda telah disetorkan ke kas negara sebagai pemulihan aset pada Jumat, 2 Oktober 2020.

    Sri menjadi 'pasien' KPK dalam kasus suap terkait pekerjaan revitalisasi pasar di Kabupaten Talaud. Dia terbukti menerima uang dan barang dari pengusaha Bernard Hanafi Kalalo senilai Rp591,943 juta.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id