Kapolri Diminta Copot Dirkrimsus Polda Metro Kombes Auliansyah

    Siti Yona Hukmana - 23 Februari 2021 11:37 WIB
    Kapolri Diminta Copot Dirkrimsus Polda Metro Kombes Auliansyah
    Ilustrasi Medcom.id.
    Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta mencopot Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis. Auliansyah diduga membangkang atas instruksi Listyo terkait pemrosesan kasus menyangkut Undang-Undang Informasi dan Transasksi Elektronik (UU ITE).

    "Kapolri Listyo harus segera mencopot Kombes Auliansyah dan memerintahkan Propam Polri memeriksanya, karena melakukan pembangkangan terhadap perintah Kapolri tentang UU ITE," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam keterangan tertulis, Selasa, 23 Februari 2021.

    Menurut Neta, Listyo berkali-kali menekankan agar penyidik lebih selektif dalam menerapkan UU ITE. Sebab, kata dia, UU ITE bukan alat kriminalisasi.

    "Nyatanya Dirkrimsus Polda Metro Jaya tidak menggubris perintah Kapolri Listyo," ujar Neta.

    Neta mengatakan kasus UU ITE yang diproses Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) itu terkait pelaporan terhadap Ketua bidang Investigasi IPW Joseph Erwiantoro. Joseph hari ini dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Surat panggilan itu bernomor Spgl/499/II/RES 2.5/2021/Ditreskrimsus PMJ.

    "Pemanggilan ini jelas pembangkangan terhadap perintah Kapolri Listyo, bahwa penggunaan UU ITE agar lebih selektif dan bukan alat kriminalisasi," kata Neta.

    Neta mengatakan Joseph dilaporkan atas dugaan kasus penghinaan oleh Agustinus Eko Rahardjo pada 20 November 2020. Neta mengaku sudah mengantongi keterangan dua ahli bahasa terkait kasus itu. Ahli menyebut tidak ada penghinaan dalam perbuatan Joseph.

    Baca: Kapolri Terbitkan Surat Edaran Terkait Penanganan Kasus UU ITE

    Neta memandang pengaduan pelapor tidak mendasar. Sebab, tulisan Joseph sesungguhnya kritik membangun untuk persepakbolaan nasional dan tidak ada kata-kata fitnah terhadap pelapor Agustinus.

    Neta khawatir aksi pembangkangan para penyidik terhadap perintah Listyo itu meresahkan masyarakat. Dia juga beranggapan hal itu akan berujung pada ketidakpercayaan publik dan benturan sosial antara masyarakat dengan pimpinan kepolisian.

    "Karena masyarakat merasa dikriminalisasi dengan pasal-pasal karet UU ITE yang 'dimainkan' para penyidik," ucapnya.

    Dihubungi terpisah, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis ogah mengomentari hal itu. Dia meminta awak media mempertanyakan hal itu ke Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

    "Ke Kabid Humas saja ya," kata Auliansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id