Penyerang Mabes Polri Menggunakan Senjata Jenis Airgun

    Theofilus Ifan Sucipto - 01 April 2021 18:37 WIB
    Penyerang Mabes Polri Menggunakan Senjata Jenis <i>Airgun</i>
    Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Terduga teroris, Zakiah Aini (ZA), menggunakan senjata jenis airgun saat menyerang Mabes Polri, Jakarta Selatan. Jenis itu ditemukan berdasarkan penelusuran laboratoirum forensik (labfor) Polri.

    "Senjata yang dipergunakan pelaku jenis pistol airgun BB bullet kaliber 4,5 milimeter (mm)," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Kamis, 1 April 2021.






    Argo menjelaskan senjata airgun menggunakan gas karbon dioksida (CO2) sebagai pendorong peluru. Cara menggunakannya dengan menancapkan gas tersebut pada bagian popor senjata.

    "Mekanisme yang digunakan untuk menembak memanfaatkan tekanan angin, sama seperti pada senapan angin atau airsoft gun," ujar jenderal bintang dua itu. 

    Ada perbedaan antara airgun dan airsoft gun. Senjata yang dibawa Zakiah menggunakan peluru berbentuk bola kecil atau gotri terbuat dari logam. Sementara itu, airsoft gun menggunakan peluru plastik yang lebih ringan

    "Airgun lebih memiliki kekuatan dan lebih berbahaya ketimbang airsoft gun karena jika ditembak dari jarak dekat, airgun bisa melukai atau bahkan mematikan orang," tutur Argo.

    Baca: Senjata Hingga Isi Map Penyerang Mabes Polri Masih Diteliti

    Argo mengatakan pihaknya masih akan menyelidiki asal usul senjata tersebut. Penelusuran itu butuh waktu lebih karena Zakiah sudah tewas.

    "Asal senjata masih diselidiki karena yang bersangkutan sudah meninggal," ujar dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id