Kivlan Zen Menangis sebelum Sidang

    Media Indonesia - 10 September 2019 16:34 WIB
    Kivlan Zen Menangis sebelum Sidang
    Terdakwa kasus kepemilikan senjata api ilegal. Foto: ANT/Reno Esnir
    Jakarta: Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen menghadiri sidang perdana kasus kepemilikan senjata api ilegal di PN Jakarta Pusat. Kivlan terlihat menangis sebelum sidang dimulai. 

    Kivlan menangis di depan sang istri, Dwitularsih Sukowati. Dwi mulanya duduk di bangku penonton. Perlahan, dia bangkit dan menghampiri sang suami.

    Keduanya terlihat berbincang. Kemudian, Kivlan meneteskan air mata. Sang istri beberapa kali mengusap air mata Kivlan. Dia juga sesekali memeluk suaminya. 

    Kivlan menghadiri sidang perdana dengan menggunakan kursi roda. Pengacara Kivlan, Tonin Tachta, mengungkapkan kliennya sedang sakit. 

    "Karena enggak kuat lagi jalan, jatuh, sakit komplikasi," kata Tonin di PN Jakarta Pusat, Selasa, 10 September 2019. 

    Sidang mengagendakan pembacaan dakwaan. Meski terlihat lemas, Kivlan siap menghadapi sidang dakwaan.

    "Karena ini yang ditunggu-tunggu, makanya kami praperadilan kan supaya cepat daripada nanti tiba-tiba enggak ada angin enggak ada apa dilepas kami enggak mau, kami mau lepasnya lewat pengadilan," kata Tonin. 

    Kivlan ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan perdana dalam kasus dugaan makar di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Rabu, 29 Mei 2019. Nama Kivlan terseret kasus kepemilikan senjata api ilegal usai enam orang tersangka yang masih berkaitan dengan kasus dugaan makar ditangkap.
     
    Keenamnya, IK alias HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF. Mereka diduga menunggangi aksi demonstrasi penolakan hasil pemilu pada 21-22 Mei 2019. (M. Iqbal Al Machmudi)





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id