Bos Nindya Karya 'Digarap' KPK

    Juven Martua Sitompul - 10 Oktober 2019 10:33 WIB
    Bos Nindya Karya 'Digarap' KPK
    Ilustrasi KPK/MI
    Jakarta: Komisaris Utama PT Nindya Karya, Sri Hartoyo, dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa untuk kasus dugaan suap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) milik Kementerian PUPR.

    "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LJP (Komisaris PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis, 10 Oktober 2019.

    Penyidik juga memanggil Direktur Keuangan PT Menara Dutahutama, Nimas Kartika Dewi; Staf Keuangan PT Menara Dutahutama, Christin Natalia Zai; Staf PT Menara Dutahutama, Sayekti Wibowo; Pejabat Penandatangan SPM Satker Pengembangan SPAM Strategis Kementerian PUPR, Wiwik Dwi Mulyani; dan Sekretaris PT Sinar Hutama Valasindo, Milea.

    "Keterangan para saksi dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan LJP," kata Febri.

    KPK menetapkan Leonardo dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil, sebagai tersangka kasus suap proyek SPAM Kementerian PUPR. Rizal diduga menerima suap SGD100 ribu dari Leonardo.

    Suap diberikan agar Rizal bersedia membantu perusahaan Leonardo mendapat proyek SPAM. Salah satunya, proyek SPAM Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan anggaran Rp79,27 miliar.

    Rizal sebagai penerima dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    Leonardo sebagai pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id