Kejahatan Seksual Anak Capai 236 Kasus Hingga Mei 2019

    Fachri Audhia Hafiez - 04 Agustus 2019 01:35 WIB
    Kejahatan Seksual Anak Capai 236 Kasus Hingga Mei 2019
    Kabag Penum Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengakui kasus kejahatan seksual anak sulit tertangani. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
    Jakarta: Kejahatan seksual terhadap anak atau child grooming saat ini marak terjadi di Indonesia. Hingga Mei 2019, setidaknya terdapat 236 kasus.

    "Sampai bulan Mei 2019 berdasarkan data sebanyak 236 kasus," kata Kabag Penum Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Agustus 2019.

    Asep tak menampik penanganan kasus child grooming mengalami kendala. Saat ini polisi baru menangani 50 persen dari total keseluruhan kasus.

    Salah satu kendalanya ialah menjamurnya praktek kejahatan child grooming yang dilakukan melalui media sosial (medsos). "Saat medsos belum hadir, kita sering mendengar bagaimana sekitaran kita itu terjadi dan kejahatan ini terjadi karena ada hubungan dekat dengan keluarga," ujar Asep.

    Menurut dia, kasus yang paling menonjol di antaranya adalah percakapan mesum yang berujung mengirimkan foto atau video tak senonoh. Itu dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat pesan private di platform media sosial.

    Ironisnya, target pelaku ialah anak-anak yang berusia 9 hingga 14 tahun. "Ini sebuah keprihatinan kita di era sekarang medsos digunakan untuk tujuan tak baik," ujar Asep.

    Pihaknya berkomitmen menindak kejahatan seksual child grooming melalui Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri. Potensi kejahatan seksual akan terus dilakukan pendalaman demi mencegah tumbuh suburnya kasus tersebut.

    "Sehingga kita bekerja dalam konteks ini pendekatan teknologi. Mabes Polri dalam hal ini Direktorat Siber di Bareskrim bekerja dengan alat-alat yang sudah modern utnuk bisa antisipasi kejahatan," pungkas Asep.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id