Tak Produktif, Polemik TWK Pegawai KPK Diminta Disetop

    Theofilus Ifan Sucipto - 11 Juni 2021 09:25 WIB
    Tak Produktif, Polemik TWK Pegawai KPK Diminta Disetop
    Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez



    Jakarta: Ketua Setara Institute Hendardi mendorong polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disetop. Penyelesaian masalah harus melalui jalur hukum yang benar.

    “Sudah waktunya polemik dan manuver politik pihak yang tidak lulus TWK ini dihentikan karena tidak produktif,” kata Hendardi dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Juni 2021.

     



    Menurut dia, pihak yang tidak puas bisa menempuh jalur hukum via pengadilan tata usaha negara (PTUN). Memperjuangkan aspirasi dengan menggandeng Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dinilai salah kaprah.

    Baca: Komnas HAM Dikiritik karena Meladeni Aduan Pegawai KPK Gagal TWK

    “Seyogianya lembaga seperti Komnas HAM tidak mudah terjebak dan terseret dalam kasus yang cepat populer tapi bukan bagian mandatnya,” ujar dia.

    Hendardi menilai wajar bila pemerintah menetapkan kriteria tertentu untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN). Salah satunya dengan TWK. Prosedur serupa dijalani pegawai Lembaga Antirasuah. Namun, Hendardi heran tes kali ini berbuntut panjang.

    “Menjadi ironi ketika berbagai instansi negara menjadi calon ASN melewati seleksi termasuk TWK tapi ada segelintir pegawai KPK yang tidak lulus yang menuntut diistimewakan,” papar Hendardi.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id