Komnas HAM Diminta Tak Latah Panggil Pimpinan KPK

    Theofilus Ifan Sucipto - 11 Juni 2021 08:44 WIB
    Komnas HAM Diminta Tak Latah Panggil Pimpinan KPK
    Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto



    Jakarta: Langkah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dinilai tidak tepat. Komnas HAM disebut latah dalam polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK.

    “(Komnas HAM) seperti terpancing irama genderang yang ditabuh 51 pegawai KPK yang tidak lulus TWK yang jumlahnya kurang dari 5,4 persen pegawai KPK,” kata Ketua Setara Institute Hendardi dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Juni 2021.

     



    Hendardi mengatakan TWK pegawai KPK melalui sejumlah instansi terkait ialah urusan administrasi negara. Ranah itu masuk lingkup hukum tata negara (HTN).

    Pelaksanaan TWK, kata Hendardi, ialah perintah undang-undang (UU) dalam alih tugas pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN). Polemik yang terjadi mestinya diselesaikan melalui hukum administrasi negara, bukan ranah HAM apalagi pidana.

    Baca: Komnas HAM Dikiritik karena Meladeni Aduan Pegawai KPK Gagal TWK

    “Semestinya Komnas HAM meneliti dan menjelaskan dulu materi di mana ada dugaan pelanggaran HAM sebelum memanggil pimpinan KPK dan BKN,” tutur dia.

    Menurut dia, pengaduan ke Komnas HAM perlu mekanisme penyaringan masalah dan prioritas yang benar-benar menyangkut pelanggaran HAM. Lembaga itu tak bisa dengan mudah digunakan sebagai alat oleh siapa pun dengan kepentingan apa pun.

    “Komnas HAM harus tetap dijaga dari mandat utamanya untuk menyelesaikan dan menangani kasus pelanggaran HAM berat,” papar dia.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id