MAKI Ancam Ajukan Praperadilan Tuntut Percepatan Kasus Jiwasraya

    Cindy - 06 Januari 2020 18:13 WIB
    MAKI Ancam Ajukan Praperadilan Tuntut Percepatan Kasus Jiwasraya
    Koordinator MAKI Boyamin Saiman. Foto: Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendorong Kejaksaan Agung segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Penyidikan kasus itu dinilai lambat.

    "Kalau sampai akhir Februari (2020) tidak ada penetapan tersangka, saya akan ajukan gugatan praperadilan," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin, 6 Januari 2020.

    Boyamin tak puas dengan perkembangan penyidikan kasus Jiwasraya. Padahal, penyelidikan telah berlangsung sejak pertengahan 2019.

    Dia mengaku jalan praperadilan demi memacu kinerja Kejaksaan Agung menuntaskan kasus Jiwasraya. Boyamin tidak ingin kasus ini makrak seperti kasus lain.

    "Pernah ada tadinya mangkrak sudah empat tahun setelah saya gugat baru kerja manggil saksi lagi. Ini hanya teknik melecut saja sebenarnya," ujar Boyamin.

    Penyidikan kasus rasuah di perusahaan pelat merah ini dimulai setelah keluarnya Surat Perintah Penyidikan dengan Nomor Trim 33/F2/Fd2/12 tertanggal 17 Desember 2019.

    Jiwasraya diduga banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi buat mengejar keuntungan besar. Di antaranya penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp5,7 triliun dari aset finansial.

    Lima persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik, sisanya ditempatkan di saham yang berkinerja buruk. Kemudian, penempatan reksa dana sebanyak 59,1 persen senilai Rp14,9 triliun.

    Dua persen dikelola manajer investasi dengan kerja baik. Sementara itu, 98 persen dikelola manajer investasi dengan kinerja buruk. Akibatnya, Jiwasraya sampai Agustus 2019 menanggung potensi kerugian negara Rp13,7 triliun.

    Sebanyak 10 orang dicegah ke luar negeri oleh pihak Imigrasi terkait kasus Jiwasraya. Mereka berinisial HR, DA, HP, NZ, DW, GL, ER, HD, BT, dan AS.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id