Reaktif Covid-19, Sidang Lanjutan Menantu Nurhadi Ditunda

    Fachri Audhia Hafiez - 06 Januari 2021 23:15 WIB
    Reaktif Covid-19, Sidang Lanjutan Menantu Nurhadi Ditunda
    Ilustrasi korona. Medcom.id
    Jakarta: Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menunda sidang lanjutan kasus dugaan korupsi penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA). Terdakwa Rezky Herbiyono reaktif covid-19.

    "Kita tunda perkara ini ke Jumat, 8 Januari 2021, masih pemeriksaan saksi-saksi yang dihadirkan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sidang selesai dan ditutup," ucap Ketua Majelis Hakim Saefuddin Zuhri di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Januari 2021.

    Jaksa penuntut umum (JPU) KPK Takdir Suhan mengungkapkan Rezky dinyatakan reaktif covid-19 berdasarkan rapid test. Menantu mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi itu lalu menjalani pemeriksaan swab test polymerase chain reaction (PCR).

    "Karenanya untuk hasil swab test PCR akan diperoleh besok (Kamis, 7 Januari 2021). Kami berharap hasilnya negatif sehingga persidangan tetap lanjut," ujar Takdir.

    (Baca: Saksi: 20 Aset Sawit Menantu Nurhadi Disita Dua Pihak)

    Sidang mengagendakan pemeriksaan saksi dari JPU. Sedianya, pengusaha Iwan Cendikia Liman diperiksa dalam persidangan kali ini.

    Nurhadi dan Rezky didakwa menerima suap terkait penanganan perkara peradilan. Duit hasil kejahatan korupsi yang dikumpulkan keduanya mencapai Rp83 miliar dari tujuh perkara yang diurus.

    Dalam perkara suap, keduanya didakwa menerima Rp45,7 miliar. Sedangkan, pada kasus gratifikasi menerima Rp37,2 miliar.

    Uang itu diduga digunakan Nurhadi dan Rezky untuk memenuhi kepentingan pribadi. Mulai membeli mobil, tas, pakaian, berlibur, membayar, hingga merenovasi rumah.

    Nurhadi dan Rezky didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id