Indriyanto Nilai Urusan Jadi Advokat Tersangka Korupsi Berbeda dengan Dewas

    Candra Yuri Nuralam - 29 April 2021 16:51 WIB
    Indriyanto Nilai Urusan Jadi Advokat Tersangka Korupsi Berbeda dengan Dewas
    Anggota Dewas KPk Indriyanto Seno Adji. Foto: MI/Rommy Pujianto



    Jakarta: Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indriyanto Seno Adji dikritik karena pernah menjadi kuasa hukum mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh yang terjerat kasus korupsi. Indriyanto menegaskan hal ini tak mengganggu kerjanya di Dewas.

    Indriyanto menjelaskan pekerjaannya membela Abdullah tidak berkaitan dengan tugasnya menjadi Dewas KPK. Posisinya saat menjadi kuasa hukum Abdullah dinilai tidak bisa mengartikan dirinya kurang menjiwai pemberantasan korupsi.






    "Saya katakan di mana kita berposisi di situ kita menjalankan profesinya kita, hak dan kewajiban kita," kata Indriyanto di Kantor Dewas KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 29 April 2021.

    Baca: Indriyanto: Saya Tanggung Jawab Kalau UU KPK Melemahkan

    Menurut dia, posisinya membela Abdullah tidak menjadi bukti dirinya pro terhadap korupsi. Dia menekankan keputusannya menjadi pengacara Abdullah tidak lebih dari profesionalitas.

    "Kita menangani perkara apa pun kode etiknya advokat tidak boleh melihat, tapi menyangkut hak-hak dari seseorang menurut undang-undang haknya dilanggar atau tidak," ujar Indriyanto.

    Indonesia Corruption Watch (ICW) kurang sreg dengan pemilihan Indriyanto sebagai anggota Dewas KPK. Pasalnya, Indriyanto pernah menjadi pengacara Abdullah Puteh dan mantan Bupati Kutai Kartanegara Syaukani Hasan Rais.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id