Kejagung Diminta Berhati-hati Sita Aset Kasus Jiwasraya

    M Sholahadhin Azhar - 29 September 2020 16:05 WIB
    Kejagung Diminta Berhati-hati Sita Aset Kasus Jiwasraya
    Ilustrasi Jiwasraya/Antara/ Galih
    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta berhati-hati menyita aset terkait kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Misalnya pemblokiran aset berupa Sub Rekening Efek (SRE) PT Asuransi Jiwa WanaArtha (WanaArtha Life).

    "Memang dalam hukum pidana, ketika terjadi penyitaan aset harus hati-hati. Apalagi terkait dugaan pencucian uang," kata pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Yenti Garnasih di Jakarta, Selasa, 29 September 2020.

    Yenti menyebut penyitaan rekening terkait terdakwa kasus korupsi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro (Bentjok) itu tak sembarangan. Kejagung, kata dia, mengkaji dan mengakomodasi hak pihak-pihak yang asetnya disita, sebelum melakukan penyitaan.

    "Sebetulnya ketika Kejagung menyita aset pun telah melihat aliran dana dari data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)," kata Yenti.

    Menurut dia, prosedur itu harus ditempuh Kejagung sebelum menyita aset berupa rekening. Jika tidak, eksekusi tak bisa dilakukan.

    Baca: Dirut: Surat WanaArtha Life tak Pernah Direspons Kejagung
     

    Halaman Selanjutnya
    Yenti memaklumi ada pihak yang…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id