TNI Lebih Dominan di BNPT Ketimbang Polri

    Siti Yona Hukmana - 23 September 2020 03:01 WIB
    TNI Lebih Dominan di BNPT Ketimbang Polri
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayor Jenderal (Mayjen) Hendri Paruhuman Lubis membantah lembaganya dipenuhi pejabat Polri. Dia menilai personel TNI lebih banyak.  

    "TNI ada 28 orang saat ini unsur-unsur pimpinannya, hampir seluruh unsur pimpinan, kemudian Polri hanya 26," kata Hendri dalam Webinar Ikatan Alumni Universitas Pertahanan (Unhan) bertema Operasi Militer Selain Perang TNI: Kontra Terorisme dalam Perspektif Keamanan Nasional, Selasa, 22 September 2020. 

    Menurut dia, selain TNI-Polri, BNPT diisi 17 instansi lain. Dia menegaskan dalam memerangi teroris butuh sinergi dari semua pihak, khususnya TNI-Polri. 

    "Jadi, kalau dikatakan bahwa BNPT itu seolah-olah hanya polisi saja, tidak," tegas dia. 

    Polri sempat disebut-sebut lebih menonjol ketimbang TNI dalam penanggulangan terorisme. Isu ini menguat seiring memutasi Komisaris Jenderal (Komjen) Boy Rafli Amar menjadi kepala BNPT dari Kapolri Jenderal Idham Azis. 

    Baca: BNPT: Ideologi Salafi Jihadis Masih Menjadi Motif Terorisme

    Penunjukkan Boy sebagai kepala BNPT sempat disebut malaadministrasi. Penunjukan kepala BNPT dinilai menjadi kewenangan presiden merujuk Pasal 40 Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2010 tentang BNPT yang menyebutkan jabatan kepala bisa diisi selain aparat kepolisian.  

    "TR (telegram rahasia) Kapolri tentang penunjukan itu bisa dinilai sebagai tindakan melampaui wewenangnya serta mengintervensi Presiden Joko Widodo," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, Sabtu, 2 Mei 2020. 

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id