Anies Baswedan Bakal Diperiksa Polisi Terkait Pernikahan Anak Rizieq Shihab

    Siti Yona Hukmana - 16 November 2020 17:27 WIB
    Anies Baswedan Bakal Diperiksa Polisi Terkait Pernikahan Anak Rizieq Shihab
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Kepolisian akan meminta keterangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait acara pesta pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). Pesta pernikahan tersebut diduga melanggar protokol kesehatan pencegahan covid-19.

    "Tindak lanjut penyidik dalam perkara protokol kesehatan atas diselenggarakannya acara resepsi pernikahan putri HRS, jadi penyidik sudah mengirimkan surat klarifikasi ke Gubernur DKI Jakarta," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 16 November 2020.

    Surat panggilan kepada orang nomor satu di Jakarta itu beredar dalam aplikasi perpesanan, WhatsApp, awak media. Dalam surat yang diterbitkan pada Minggu, 15 November 2020, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan melakukan klarifikasi kepada Anies sekitar pukul 10.00 WIB pada Selasa, 17 November 2020.

    Selain Anies, polisi akan meminta keterangan dari anggota pembinaan masyarakat (binmas) yang bertugas di protokol kesehatan. Lalu, rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW), perlindungan masyarakat (linmas), lurah, camat, Wali Kota Jakarta Pusat, kantor urusan agama (KUA), satuan tugas (satgas) covid-19, dan Biro Hukum DKI Jakarta.

    "HRS juga kita klarifikasi, kemudian beberapa tamu yang hadir. Ini rencana akan kita lakukan klarifikasi dengan dugaan tindak pidana Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan," tutur jenderal bintang dua itu.

    Baca: Anies Baswedan Sudah Diingatkan Terkait Pernikahan Anak Rizieq Shihab

    Pesta pernikahan anak Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 November 2020 ramai didatangi pengikut Rizieq. Banyak jemaah yang berkerumun, tidak menjaga jarak, dan meningkatkan potensi penyebaran covid-19.
     
    Sejumlah peserta juga kedapatan tidak memakai masker. Peserta pengguna masker banyak tak sesuai ketentuan, seperti dipakai di bawah dagu.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id