comscore

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Pinjol Ilegal di PIK

Rahmatul Fajri - 27 Januari 2022 15:34 WIB
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Pinjol Ilegal di PIK
Ilustrasi pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat/Medcom.id/M Rizal
Jakarta: Polisi menetapkan satu tersangka terkait kasus pinjaman online (pinjol) ilegal di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara. Sebanyak 99 orang di kantor pinjol ilegal itu digelandang ke Mapolda Metro Jaya pada Rabu, 26 Januari 2022. 

"Tersangka merupakan manajer berinisial V. Tanggung jawab membawahi kegiatan dari perusahaan pinjol ilegal itu," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Januari 2022.
Menurut dia, penetapan tersangka berdasarkan pemeriksaan lima orang yang terdiri atas manajer dan empat pimpinan kelompok pekerja perusahaan itu. Manajer tersebut bertanggung jawab terhadap aktivitas perusahaan ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca: 99 Karyawan Perusahaan Pinjol Ilegal di Jakarta Utara Diamankan

Tersangka dijerat Pasal 115 UU Perdagangan dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp12 miliar. "Diduga langgar UU Perdagangan. Perusahaan ini ilegal karena tidak terdaftar di OJK jadi harus kami lakukan penindakan," katanya.

Sebanyak 99 orang diamankan Tim Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya. Seluruh pegawai yang diamankan bertugas untuk mengoperasikan 14 aplikasi pinjol ilegal. Mereka dikelompokan menjadi dua sesuai tugas.

Sebanyak 48 orang bertugas mengingatkan peminjam satu-dua hari sebelum jatuh tempo. Sisanya, 50 karyawan mengingatkan keterlambatan para peminjam.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id