Penyelesaian Kasus Penyerangan Novel di Ambang Batas

    Kautsar Widya Prabowo - 16 Oktober 2019 17:18 WIB
    Penyelesaian Kasus Penyerangan Novel di Ambang Batas
    Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Waktu yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Polri untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan hampir habis. Meski ada kemajuan, namun Tim Teknis bentukan Polri belum mampu menuntaskan kasus tersebut.

    Rabu, 19 Juli 2019, Presiden Jokowi meminta Polri merampungkan kasus penyiraman air keras itu dalam kurun waktu tiga bulan. Jika mengacu pada penyataan Jokowi, rentang waktu Polri habis pada Sabtu, 19 Oktober 2019. 

    Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal menyebut waktu pengungkapan kasus Novel tidak terhitung sejak Presiden memberikan ultimatum. Batas waktu kasus diungkap berdasarkan sejak terbitnya surat perintah (sprint) Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk Tim Teknis, Sabtu, 3 Agustus 2019.

    "Tergantung sprintnya, sehingga 3 Agustus Tim Teknis baru bekerja efektif," kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Oktober 2019. 

    Iqbal menjelaskan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Idham Azis selaku ketua Tim Teknis memerlukan waktu mengumpulkan pihak yang berkompenten untuk masuk timnya. Saat ini, ada 105 orang yang tergabung dalam Tim Teknis. 

    "Punya waktu memilih tim qualified, tim kredibel, terbaik di bidang tugas pokok, dan fungsinya masing-masing," jelas dia.

    Jenderal bintang dua itu memastikan Tim Teknis telah memiliki kemajuan yang signifikan. Namun, demi kelancaran penyelidikan, hasil kerja Tim Teknis belum dapat disampaikan ke publik

    "Kenapa Tim Teknis ini tak pernah memberikan update ini Tim Teknis bekerja sangat tertutup. Kalau kita bekerja disampaikan ke media kabur dong," pungkas dia.

    Sementara itu, Tim Teknis menjadi rekomendasi Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan Kapolri untuk mengungkap kasus Novel. Tito menyiapkan Tim Teknis dengan masa kerja enam bulan. Namun, Presiden ingin kasus ini segera tuntas.

    "Saya sampaikan, tiga bulan Tim Teknis bisa menyelesaikan yang kemarin disampaikan. Kita harapkan dengan temuan-temuan yang ada saya kira sudah menyasar ke kasus-kasus yang terjadi," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id