Eks Danjen Kopassus Tersangka Penyelundupan Senjata

    Ilham Pratama Putra - 21 Mei 2019 18:46 WIB
    Eks Danjen Kopassus Tersangka Penyelundupan Senjata
    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto (kedua kiri). (Foto: MI/Ilham Pratama)
    Jakarta: Usai ditangkap, Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko langsung menjadi tersagka. Dia ketahuan menyelundupkan senjata api secara ilegal.

    "Sudah dipanggil sudah diperiksa dan sekarang sudah menjadi tersangka. Dengan tuduhan memiliki dan menguasai senjata api ilegal," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di kantornya, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

    Soenarko kini ditahan di Rutan Militer Guntur, Jakarta Pusat. Wiranto menyebut aparat keamanan tidak mengada-ada dalam perkara ini.

    "Situasi seperti ini  tidak diizinkan dan tidak boleh. Ini demi menjaga keamanan nasional, memang dibutuhkan tindakan tegas seperti ini," sambung Wiranto.

    Baca juga: Mantan Danjen Kopassus Ditangkap

    Perihal berapa jumlah dan jenis senjata api, Wiranto belum mau membeberkan. Begitu pula dengan peruntukan senjata-senjata yang diselundupkan.

    "Tidak terkait apa-apa karena baru penyidikan. Soal nanti kemudian digunakan untuk apa, nanti di pendalaman (kasus) pada saat proses penyidikan," ungkapnya.

    Selain Soenarko, tim penyidik juga menangkap oknum anggota militer Praka BP. Praka BP juga ditahan di tempat yang sama dengan Soenarko.

    Diketahui, Soenarko dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seseorang bernama Humisar Sahala. Laporan ini bermula atas beredarnya pernyataan Soenarko yang dinilai memprovokasi masyarakat 

    "Pernyataan yang membuat keresahan adalah memerintahkan mengepung KPU dan Istana, dan kemudian menyatakan seakan-akan polisi akan bertindak keras, tentara tidak," kata pengacara Humisar di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin 20 Mei 2019.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id