Eks Pejabat PP Dikorek Soal Korupsi Jembatan Bangkinang

    Kautsar Widya Prabowo - 06 November 2019 12:07 WIB
    Eks Pejabat PP Dikorek Soal Korupsi Jembatan Bangkinang
    Ilustrasi KPK. Foto: MI.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Kepala Cabang IX PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk, periode 2014-2016.  Ia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfornt City atau Jembatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Tahun Anggaran 2015-2016. 

    "Yang bersangkutan diperiksa buat tersangka AN (Kabid Tata Ruang dan dan Pertanahan Dinas PUPR Kabupaten Kampar, Adnan)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 6 November 2019.

    Penyidik juga menjadawalkan pemeriksaan staf pengadaan PT Wijaya Karya Ali Mahfuzh, karyawan swasta PT Wijaya Karya Bimo Laksono, site manager Proyek pembangunan Jembatan Waterfornt City atau Jembatan Bangkinang, Kabupaten Kampar Teguh Agung Lukmawan dan karyawan swasta PT Gunung Steel Construction Toni Simorangkir. Mereka bakal diperiksa buat tersangka dan kasus yang sama. 

    KPK juga memanggil tersangka dalam kasus ini, Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya (Persero) sekaligus Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya Tbk, I Ketut Suarbawa. Penyidik bakal mendalami keterangan Ketut. 

    KPK menetapkan Adnan dan Ketut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Tahun Anggaran 2015-2016. Adnan dan Ketut diduga melakukan kongkalikong atau berkolusi dalam proyek yang menelan anggaran Rp117,68 miliar. Negara merugi Rp39,2 miliar.

    Adnan dan Ketut disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id