Pengamanan di Papua Tak Berubah

    Cindy - 14 Agustus 2019 18:16 WIB
    Pengamanan di Papua Tak Berubah
    Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. ANT/Indrianto Eko.
    Jakarta: Polisi tak mengendorkan operasi pengamanan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Polisi akan mengevaluasi penanganan kelompok itu.

    "Tetap sama, setiap kejadian akan dievaluasi, apa yang jadi titik lemah akan terus ditingkatkan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Agustus 2019. 

    Dedi mengatakan tak ada penambahan personel pengamanan di Papua. Jenderal bintang satu itu menyebut situasi di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua, sudah kondusif.

    "Jumlah personel sudah mencukupi dalam rangka memberikan jaminan keamanan dan ketertiban di Papua," tandas jenderal bintang satu itu. 

    Baca: Polda Papua Bentuk Tim Usut Penembakan Briptu Heidar

    Dedi menuturkan TNI-Polri beserta Pemerintah Provinsi Papua fokus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Termasuk penegakan hukum terhadap KKB. 

    "Ini jadi fokus utama, kemudian betul-betul terjaminnya pelayanan masyarakat di sana," sambungnya. 

    Sebelumnya, Briptu Heidar ditemukan tewas setelah disandera kelompok bersenjata di Kampung Usir, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Heidar ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 15.30 WITA di jembatan dekat TKP penyanderaan. Informasi keberadaan didapat dari masyarakat.

    Pada pukul 16.00 WITA tim mengevakuasi jenazah dan dibawa di Puskemas Ilaga. Jenazah Briptu Heidar kemudian dibawa ke Timika dan diterbangkan ke kampung halamannya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id