Berkas Kasus Terorisme Munarman Masih Disusun

    Siti Yona Hukmana - 02 Juli 2021 14:24 WIB
    Berkas Kasus Terorisme Munarman Masih Disusun
    Pengacara Muhammad Rizieq Shihab, Munarman, ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, di Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 27 April 2021. Foto: Istimewa



    Jakarta: Polisi masih menyusun berkas perkara kasus tersangka dugaan tindak pidana terorisme Munarman. Penyidikan terus berlangsung.

    "(Berkas) sedikit lagi. Masih dalam proses," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada Medcom.id, Jumat, 2 Juli 2021. 

     



    Ramadhan memastikan kasus itu akan diselesaikan. Korps Bhayangkara masih membutuhkan waktu mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk melimpahkan Munarman ke kejaksaan. 

    "Kita tunggu saja," ungkap Ramadhan.

    Baca: 69 Tersangka Teroris Kelompok Villa Mutiara Dibawa ke Jakarta

    Eks Sekretaris Jenderal (Sekjen) FPI itu diringkus di kediamannya, Perumahan Modern Hills, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa, 27 April 2021. Munarman ditahan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

    Munarman ditangkap buntut dugaan keterlibatan dalam baiat terorisme di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta; Makassar, Sulawesi Selatan; dan Medan, Sumatra Utara. Polisi menyebut baiat di Makassar terafiliasi dengan jaringan Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS).

    Densus 88 juga menggeledah eks Kantor Sekretariat FPI. Sejumlah bahan baku peledak disita dari bekas markas organisasi masyarakat (ormas) terlarang itu. Salah satu barang bukti, triaseton triperoksida (TATP) atau zat kimia berdaya ledak tinggi.


    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id