Bidik Tersangka, Polisi Segera Panggil Saksi Termasuk Rizieq

    Siti Yona Hukmana - 27 November 2020 15:52 WIB
    Bidik Tersangka, Polisi Segera Panggil Saksi Termasuk Rizieq
    Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
    Jakarta: Polisi tengah menyusun jadwal pemanggilan saksi dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada akad nikah anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Keterangan saksi diperlukan untuk mencari pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran mengatakan kasus tersebut telah naik ke penyidikan karena terdapat peristiwa pidana. Penyidik akan memeriksa pihak-pihak yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan itu.

    "Semua pihak yang dipandang perlu untuk dimintai keterangan akan dipanggil untuk dimintai keterangan," kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 27 November 2020.

    Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat masih enggan membeberkan pihak-pihak yang akan diperiksa. Alasannya, penyidik masih menyusun jadwal pemanggilan.

    "Jadi seperti yang disampaikan Pak Kapolda, pihak-pihak yang terkait dan dibutuhkan untuk memenuhi alat bukti akan dilakukan pemeriksaan," ujar Tubagus.

    Kendati begitu, kata dia, penyidik tak menutup kemungkinan memanggil Rizieq Shihab. Sebab, Rizieq merupakan penggelar acara akad nikah yang menimbulkan kerumunan massa itu.

    "Iya (termasuk Rizieq), semua siapa saja, kita tidak mengkhususkan satu, dua orang, siapa saja yang terkait dalam pemenuhan alat bukti tersebut akan kita panggil," ucap Tubagus.

    Baca: Penetapan Tersangka Acara Rizieq Tunggu Kelengkapan Bukti

    Menurut Tubagus, status saksi dalam kasus ini dinamis. Artinya, pihak yang diperiksa sebagai saksi berpeluang menjadi tersangka jika ditemukan benang merah dari keterangan saksi-saksi lain.

    "Mungkin dari pemeriksaan satu saksi berkaitan dengan saksi lain. Saksi-saksi tadi, ahli, bukti petunjuk, dan lain-lain semua dirangkai untuk menentukan tersangka," ucap Tubagus.

    Akad nikah anak Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 November 2020, ramai didatangi pengikut Rizieq. Banyak jemaah yang berkerumun, tidak menjaga jarak, dan berpotensi menyebarkan covid-19.
     
    Sejumlah peserta juga kedapatan tidak menggunakan masker. Banyak pula peserta acara menggunakan masker tak sesuai ketentuan, seperti digunakan di bawah dagu. Akibatnya, terjadi klaster baru penyebaran covid-19 di lokasi tersebut.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id