Panitia Acara di Megamendung Tak Sampaikan Undang Rizieq Shihab

    Cindy - 20 November 2020 18:59 WIB
    Panitia Acara di Megamendung Tak Sampaikan Undang Rizieq Shihab
    Gubernur Jawa Barat Ridwan 'Emil' Kamil tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 20 November 2020. Istimewa
    Jakarta: Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil alias Emil mengungkapkan panitia acara di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, mengajukan izin terkait keramaian. Namun, izin berupa salat Jumat dan peletakan batu pertama.

    "Itu laporan panitianya ke camat dan Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor. Hanya itu. Jadi bukan acara besar yang mengundang, hanya acara rutin," ungkap Emil di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 20 November 2020.

    Emil menyebut panitia telah diperingatkan terkait potensi kerumunan massa. Peringatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

    Namun, kenyataannya panitia mengundang pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Kabar ini membuat pengumpulan massa.

    "Dalam hari-H nya ada euforia dari masyarakat, mereka bukan mengikuti tapi hanya melihat. Itu yang membuat situasi jadi sangat masif," jelas Emil.

    Emil menuturkan pelaksana di lapangan punya dua pilihan, melakukan tindakan persuasif humanis atau represif. Massa saat itu cukup besar.

    Dia menuturkan bila petugas melakukan penindakan tegas, maka dapat menyebabkan kerusuhan. Kapolda Jabar saat itu Irjen Rudy Sufahriadi memutuskan melakukan tindakan persuasif humanis.

    "Walaupun pilihan itu memberi konsekuensi di institusi kepolisian, tentu saya hormati," kata Emil.

    Emil selesai menjalani pemeriksaan selama tujuh jam terkait kerumunan massa di Megamendung, Bogor, beberapa waktu lalu. Emil mengaku bertanggung jawab atas kelalaian itu.

    "Semua urusan dinamika di Jawa Barat, apa yang terjadi, positif atau negatif, kelebihan kekurangan tentu jadi tanggung jawab saya sebagai Gubernur," ucap Emil.

    Rizieq Shihab datang memberikan ceramah di salah satu masjid di Megamendung, Bogor. Ratusan massa datang berujung kerumunan. Kejadian tersebut diduga melanggar protokol kesehatan.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id