MA Diminta Tak Lagi Memberikan Diskon Hukuman untuk Koruptor

    Candra Yuri Nuralam - 07 Januari 2021 06:40 WIB
    MA Diminta Tak Lagi Memberikan Diskon Hukuman untuk Koruptor
    Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Mahkamah Agung (MA) berhenti memberikan potongan hukuman untuk koruptor. Lembaga Antikorupsi khawatir kepercayaan masyarakat para lembaga peradilan semakin tergerus.

    "Jika ini tetap berlanjut, kami khawatir tingkat kepercayaan masyarakat atas lembaga peradilan akan semakin menurun sehingga upaya pemberantasan korupsi yang sedang kita lakukan bersama tidak membuahkan hasil yang maksimal," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021.

    KPK miris melihat koruptor terus-terusan dihadiahi potongan hukuman. Bahkan, saat ini banyak koruptor mengajukan peninjauan kembali (PK) lantaran melihat kawan mereka mendapat diskon hukuman.

    (Baca: Diskon Hukuman Koruptor, MA: Tak Ada Kaitan dengan Artidjo Pensiun)

    "Ini seharusnya pihak MA dapat membacanya sebagai fenomena yang harus menjadi perhatian khusus," ujar Ali.

    Ali mengungkapkan beberapa permintaan PK hanya terkait masalah teknis dari putusan sidang sebelumnya. KPK meminta MA melakukan pembinaan teknis kepada hakim. Hal ini perlu demi menghentikan koruptor mencari celah putusan untuk mengajukan PK.

    "Kami memandang bahwa soal pembinaan teknis peradilan bagi para hakim tindak pidana korupsi (Tipikor) di tingkat bawahnya sudah seharusnya juga menjadi perhatian serius pihak MA," tutur Ali.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id