Kejagung Panggil Petinggi PT Antam Terkait Kasus Impor Emas

    Whisnu Mardiansyah - 05 Agustus 2021 23:44 WIB
    Kejagung Panggil Petinggi PT Antam Terkait Kasus Impor Emas
    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. Antara/Laily Rahmawaty



    Jakarta: Kejaksaan Agung memeriksa tiga petinggi PT Aneka Tambang (Antam) dalam dugaan kasus penyelundupan impor emas senilai Rp41,7 triliun, Kamis, 5 Agustus 2021. Pemeriksaan masih dalam tahap penyelidikan. 

    Kejagung memeriksa mereka dalam kasus penyelundupan dari Singapura ke Indonesia yang terjadi di Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Ketiga petinggi Antam yang diperiksa bernisial ANI, Direktur Niaga PT Antam periode 2019 dan MAA, Executive Director Precious Metal PT Antam. 

     



    Selain itu, Kejagung juga memeriksa INM, Staf Keuangan Corporate Finance dan Treasury Division PT Antam. 

    Baca: Antam Pastikan Impor Emas Sudah Sesuai Prosedur

    Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Hukum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak membenarkan ketiga petinggi PT Antam diperiksa. Ia menyatakan kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

    "Masih dalam tahap penyelidikan," kata Leonard kepada wartawan, Kamis, 5 Agustus 2021. Namun ia tidak mau menjelaskan lebih detil.

    Sebelumnya, beberapa anggota Komisi III DPR RI mendesak Kejagung mengungkap kasus penyelundupan impor emas yang dilakukan PT Antam ini. Tiga anggota Komisi III DPR di antaranya anggota Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni, Anggota Fraksi PDIP Arteria Dahlan, dan Anggota Fraksi Partai Demokrat Santoso. Mereka mengusulkan Panitia Kerja (Panja) kasus skandal penyelundupan impor emas ini.

    Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) juga setuju dengan rencana DPR terkait pembentukan Panitia Kerja (Panja) Skandal Impor Emas PT Antam ini. "DPR menurut saya membuat Pansus seperti Century untuk meneliti sebenarnya pemainnya ini siapa, yang mendapatkan keuntungan paling besar di belakang perusahaan (Antam) ini siapa.  Siapa saja yang terlibat, DPR bisa menggali," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman. 

    PT Aneka Tambang Persero Tbk atau Antam angkat bicara menanggapi tuduhan manipulasi pajak impor emas. Manajemen emiten berkode saham ANTM itu memastikan emas impor yang dilakukan sesuai dengan kategori HS 7108.12.10 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia 6/PMK.019/2017.
     


    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id