NasDem Desak Polisi Tangkap Penyerang Ulama

    Antara - 22 September 2021 02:29 WIB
    NasDem Desak Polisi Tangkap Penyerang Ulama
    Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie. Foto: Medcom.id/Amaluddin



    Jakarta: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mendesak kepolisian menangkap penyerang ulama dan ustaz di beberapa daerah. Kasus ini dianggap mengkhawatirkan.

    "Saya ikut sedih dan prihatin kasus penyerangan kepada ulama terjadi lagi," kata Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 21 September 2021.

     



    Gus Choi, sapaan karib Effendy, tidak habis pikir mengapa ustaz yang konsisten mengajarkan agama kerap menjadi sasaran serangan. Kepolisian didesak membuka motif penyerangan terhadap tokoh agama.

    "Pelaku-pelaku kejahatan harus diberantas, diadili, dan dipenjara biar semua kapok dan tidak mengulangi perbuatannya," desak anggota DPR tiga periode (1999-2014) itu.

    Baca: Jenis Senjata Penembak Ketua Majelis Taklim Tangerang Diusut

    Tanpa efek jera, Gus Choi menilai kasus serupa bisa terulang kembali di kemudian hari. Di sisi lain, dia menyadari penyebaran kebaikan serta mencegah keburukan pasti tidak disukai sejumlah pihak.

    Eks wartawan itu menganjurkan cara dan strategi dakwah harus hikmah (bijaksana). Kata-kata dalam dakwah harus baik dan tidak kasar.

    "Jangan sembrono dan dengan dialog yang lebih baik, santun, dan elegan. Menyampaikan kebaikan harus dengan cara dan strategi yang baik pula. Selain itu juga perlu keteladanan," papar Gus Choi.

    Ustaz di Tangerang, Banten, ditembak hingga meninggal oleh orang tidak dikenal sehabis salat Magrib, Minggu, 19 September 2021. Sehari kemudian, seseorang menyerang ustaz yang sedang mengisi kajian di salah satu masjid di Batam, Kepulauan Riau.

    Selain itu, pendakwah Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau dikenal Syekh Ali Jaber ditusuk pemuda, Alpin Andria, saat Wisuda Tahfidz Al Quran di Masjid Falahudin, Lampung, pada Minggu, 13 September 2020. Jauh sebelumnya, pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Umar Basri, 60, dianiaya seseorang di dalam masjid usai salat subuh pada Sabtu, 27 Januari 2018.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id