Newsline

    Pelaku Pesugihan Anak Harus Dikenakan Pasal Berlapis, Ini Alasannya

    MetroTV - 28 September 2021 14:58 WIB
    Pelaku Pesugihan Anak Harus Dikenakan Pasal Berlapis, Ini Alasannya
    Pelaku pesugihan anak sebaiknya dikenakan pasal berlapis. Metro TV



    Jakarta: Psikolog forensik Reza Indragiri menilai pelaku pesugihan anak mesti dijerat pasal berlapis. Tujuannya, pelaku kejahatan dapat merasakan efek jera dan menangkal kejadian serupa terjadi di kemudian hari.

    "Bagi saya, pesugihan tidak cukup dibingkai sebagai peristiwa kekerasan terhadap anak. Jadi lebih baik didefinisikan ke eksploitasi anak," ujar Reza dalam Newsline Metro TV, Selasa, 28 September 2021.

     



    Menurutnya, hukuman bagi pelaku pesugihan yang hanya dibingkai sebagai peristiwa kekerasan terhadap anak tidak akan setimpal. Seberat apapun aksinya. Sebab, pelanggar pasal ini hanya bisa dijerat maksimal lima tahun penjara.

    Baca: KPAI Bakal Investigasi Eksploitasi Bayi Jadi Manusia Silver

    Reza menegaskan pesugihan sudah masuk ke ranah eksploitasi ekonomi terhadap anak. Pasalnya, orang tua memanfaatkan anaknya untuk mengambil keuntungan materiel tertentu. 

    "Bahkan, kalau pesugihan bisa sampai meregang nyawa, bisa dijerat pasal pembunuhan berencana," tutur dia. 

    Eksploitasi anak telah diatur dalam Pasal 76 I Undang-Undang 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dalam pasal tersebut, pelaku eksploitasi dapat dipenjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak Rp200 juta. (Mentari Puspadini)

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id