comscore

Novel Baswedan Bersedia Jadi ASN Polri

Siti Yona Hukmana - 06 Desember 2021 14:32 WIB
Novel Baswedan Bersedia Jadi ASN Polri
Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (tengah) usai mengikuti sosialisasi ASN Polri, Senin, 6 Desember 2021. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bersedia menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. Hal itu disampaikan Novel usai mengikuti Sosialiasi Pengangkatan, Orientasi dan Pelatihan PNS Tahun 2021 di Mabes Polri.

"Saya posisi menerima," kata Novel di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 6 Desember 2021. 

 



Novel menyebut sebagian besar eks pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) di era kepemimpinan Ketua KPK Firli Bahuri menerima tawaran Polri. Namun, Novel tak menyebut pasti jumlah dan identitas orang-orang yang menerima tawaran tersebut. 

"Pada dasarnya yang saya ketahui sebagian besar di antara kami kemudian memiliki menerima," ujar Novel. 

Selain Novel, mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo menerima tawaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia bersama-sama Novel mengikuti sosialisasi pagi ini. 

Baca: 44 Eks Pegawai KPK Bersedia Jadi ASN Polri

"Siap, saya juga menerima. Indonesia kembali memanggil lagi untuk berkontribusi dengan ilmu dan pengalaman yang saya miliki dalam memberantas korupsi," ungkap Yudi. 

Sebelumnya, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut ada 44 eks pegawai KPK yang menerima tawaran menjadi ASN Polri. Sebanyak delapan lainnya menolak dan empat masih ditunggu konfirmasinya sampai Selasa pagi, 7 Desember 2021.

Sebanyak 44 orang yang menerima tawaran akan menjalani uji kompetensi. Uji kompetensi itu dilakukan untuk menyesuaikan jabatan saat berada di Lembaga Antirasuah dengan di Korps Bhayangkara. 

Sejatinya, ada 57 eks pegawai KPK direkrut menjadi ASN Polri. Namun, mantan Kepala Bagian Pelayanan Kepegawaian Biro Sumber Daya Manusia (SDM) KPK Nanang Priyono meninggal dunia. 

Sisa 56 mantan pegawai KPK lalu ditawarkan bergabung ke Korps Bhayangkara. Sebanyak 54 orang menghadiri sosialisasi, sedangkan dua orang tidak hadir dengan alasan menikah dan tengah di luar kota. 

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id