KPK Pelajari Dugaan Malaadministrasi dari Ombudsman

    Candra Yuri Nuralam - 22 Juli 2021 07:17 WIB
    KPK Pelajari Dugaan Malaadministrasi dari Ombudsman
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempelajari dugaan malaadministrasi yang dikatakan Ombudsman. Ombudsman menyebut ada sejumlah tindakan malaadministrasi dalam pelaksanaan alih status pegawai KPK.

    "Kami telah menerima salinan dokumen dimaksud dan segera mempelajarinya lebih detil dokumen yang memuat saran dan masukan dari Ombudsman tersebut," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, 22 Juli 2021.

     



    Ali mengatakan pihaknya menghormati pemeriksaan yang dilakukan Ombudsman. Namun, KPK tidak bisa langsung menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan Ombudsman.

    "Saat ini, KPK juga masih menunggu putusan MA tentang hasil uji materi atas Perkom nomor 1 tahun 2021 dan putusan Mahkamah Konstitusi atas gugatan yang diajukan oleh beberapa pihak," ujar Ali.

    Selain itu, Lembaga Antikorupsi tengah sibuk mengurus pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan 18 pegawai KPK yang gagal tes wawasan kebangsaan (TWK). 

    "Sebagai lembaga negara yang taat hukum, KPK akan menghormati setiap putusan hukum. KPK akan memberitahukan kepada publik," tutur Ali.

    Baca: Ombudsman Temukan Potensi Malaadministrasi Pelaksanaan TWK KPK

    Ombudsman menemukan dugaan malaadministrasi dalam proses alih status pegawai KPK dan pelaksanaan TWK. Pernyataan ini disampaikan usai Ombudsman rampung memeriksa laporan pegawai KPK yang gagal dalam TWK.

    Ketua Ombudsman Mokhammad Najih mengatakan ada tiga fokus pemeriksaan yang dilakukan pihaknya dalam menanggapi laporan pegawai KPK. Pertama, terkait dengan rangkaian proses pembentukan kebijakan proses alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).

    "Yang kedua adalah pada proses pelaksanaan dari peralihan pegawai KPK menjadi ASN dan yang ketiga adalah pada tahap penetapan hasil asesmen tes wawancara kebangsaan atau TWK," ujar Najih.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id