Sidang Vonis Habil Marati Ditunda

    Kautsar Widya Prabowo - 24 Januari 2020 15:29 WIB
    Sidang Vonis Habil Marati Ditunda
    Habil Marati. Foto: MI/Panca Syurkani
    Jakarta: Sidang vonis terdakwa kasus kepemilikan senjata ilegal sekaligus mantan Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Habil Marati ditunda. Pasalnya, hakim belum siap dengan berkas putusan.

    "Hakim belum siap dengan putusanya, karena ada dua sidang," kata jaksa penuntut umum (JPU) Permana saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020. 

    Sidang seharusnya digelar pukul 13.00 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang vonis Habil ditunda hingga Senin, 27 Januari 2020.

    Menurut jaksa, Habil terbukti terlibat pembelian empat pucuk senjata api dan 117 peluru ilegal. Empat senjata api yang dibeli ialah pistol laras pendek jenis revolver merk Taurus kaliber 38 mm, pistol laras pendek jenis Mayer hitam kaliber 22 mm, pistol laras pendek jenis revolver kaliber 22 mm, dan senjata api laras panjang rakitan kaliber 22 mm. 

    Habil dinilai terbukti memberikan uang SGD15 ribu atau setara Rp153 juta kepada Kivlan Zen melalui Helmi Kurniawan alias Iwan. 

    "Kita berdasarkan beberapa keterangan saksi, ada perbuatan hukum. Ada suplai dana dari Pak Habil kepada Pak Kivlan diberikan kepada Iwan. Iwan beli senjata, itu faktanya," beber Permana.

    Dalam dakwaan, Habil juga disebut menggunakan uang tersebut untuk memata-matai pergerakan dua menteri Kabinet Indonesa Maju. Kedua sosok yang dimata-matai ialah Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Wiranto dan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman saat itu, Luhut Binsar Panjaitan.

    Dalam pertimbangan hukuman, hal yang memberatkan tuntutan ialah Habil tidak mengakui perbuatannya. Sedangkan hal yang meringankan ialah Habil kooperatif dan berterus terang dalam persidangan. 

    Habil dianggap telah melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 jo Pasal 56 ayat (1) KUHP.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id